Pernah mencoba untuk memotret sunset dengan latar depan manusia atau perahu atau pohon berupa siluet? Lalu frustrasi karena hasilnya malah terang semua atau gelap semua? Padahal ternyata gak susah lho, asal tahu trik-nya aja, yaitu dengan menggunakan pengukuran cahaya atau istilah kerennya metering. Jangan panik dulu, ini kelihatannya aja yang ribet tapi pelaksanaannya gak terlalu ribet kok, yang penting enjoy menikmat sunset sambil moto sekalian mengawasi anak-anak yang sedang bermain di pantai.
Untuk membuat efek siluet, pengukuran cahaya diarahkan ke latar belakang sehingga kamera akan mengukur sesuai dengan terangnya cahaya langit. (Hati-hati: jangan melihat langsung ke matahari! Berbahaya untuk mata kita.)
Arahkan kamera ke latar belakang, lalu tekan tombol shutter setengah jalan, agar pengukuran fokus dan pencahayaan terkunci. Setelah itu dengan tetap menekan setengah, arahkan kamera ke obyek foto yang hendak dijadikan siluet, dan tekan shutter sepenuhnya untuk mengambil gambar.
Kamera pasti protes karena kini cahaya yang dibutuhkannya kurang, tapi cuekin aja supaya obyek yang kita foto tetap gelap namun suasana sekitar langit dan mataharinya tetap dengan cahaya yang yang telah diukur kamera sebelumnya.
Cara ini terutama untuk kamera poket tentunya. Kamera SLR tentu lebih mudah karena metering bisa di-set sebelumnya.
Satu lagi, untuk memudahkan pengukuran cahaya, gunakan pengukuran cahaya dengan model center-weighted atau spot.
Supaya enggak bingung, center-weighted itu adalah fasilitas metering yang digunakan oleh kamera. Ada 3 fasilitas metering ini : evaluative, center-weighted dan spot.
Simplenya begini : Anggaplah kita sedang memotret wajah seseorang. Kalau kamera menghitung cahaya hanya pada satu bagian, misalnya hanya bagian hidung tanpa mengindahkan cahaya di bagian lain, ini disebut metering spot. Kalau kamera menghitung cahaya pada hidung tapi masih mengukur cahaya yang ada di dekatnya seperti cahaya yang jatuh pada pipi, telinga, rambut maka ini disebut metering center-weighted. Metering evaluative berarti kamera menghitung semua cahaya yang dapat ditangkap oleh kamera, misalnya bila obyek berada pada dinding warna putih maka kamera juga menghitung cahaya yang jatuh pada dinding tersebut.
Nah kebalikan dari siluet, kalau pingin objek manusia atau benda-benda yang di pantai kelihatan terang maka fokus kamera diarahkan ke obyek tersebut sebelum kamera kita arahkan untuk membuat komposisi yang diinginkan. Coba juga deh dengan mengarahkan fokus kamera ke awan atau ke laut, kemudian kamera diarahkan ke obyek yang lain, pasti deh terkagum-kagum sendiri karena hasil pencahayaannya yang berbeda-beda secara signifikan.
Awas, sunset itu sebentar banget lho, jangan terlena dengan satu obyek karena nanti tiba-tiba si matahari sudah tenggelam dibalik samudra luas, dan kita mesti menunggu besok untuk sunset lagi.

